Blog Section

Mitos Seputar Behel / Perawatan Orthodonti

Mitos Seputar Behel / Perawatan Orthodonti

Tidak dapat dipungkiri, penampilan yang menarik merupakan sesuatu yang menjadi sangat penting saat ini. Penampilan yang menarik merupakan salah satu hal yang menunjang dalam pekerjaan ataupun dalam kesuksesan hubungan sosial di masyarakat.

Dalam suatu survei yang dilakukan oleh American Academy of Cosmetic Dentistry, 17-23 Agustus, 2012 didapatkan 63% responden setuju bahwa penampilan seseorang dengan gigi berjejal terlihat kurang menarik dan menyebabkan rasa kurang percaya diri. Sehingga dapat dikatakan bahwa senyum yang indah dan gigi yang rapi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi penampilan seseorang.

Karena alasan di atas, sekarang ini perawatan ortodonti/ behel menjadi perawatan yang banyak dicari dan tidak berlebihan jika dikatakan menjadi perawatan yang cukup umum dan sudah banyak diterima masyarakat. Terlepas dari banyaknya masyarakat memakai behel/ melakukan perawatan ortodonti, namun ternyata masih banyak persepsi yang salah mengenai perawatan orthodontik, dimana persepsi salah tersebut itu dipercaya dan akhirnya menjadi mitos yang beredar di masyarakat.

Apa saja mitos tersebut, berikut ini kami jabarkan beberapa diantaranya:

  1. Melakukan Perawatan Orthodonti/ Behel Berarti Harus Ada Gigi Yang Dicabut

Nyatanya setiap kasus pada kondisi pasien tidaklah sama dan bersifat unik, jadi tentunya rencana perawatan, perlu tidaknya pencabutan tidaklah sama. Perlu tidaknya pencabutan pada dasarnya ditentukan berdasarkan kasus yang ada. Jika ruang yang ada pada lengkung gigi pasien kurang dari ruangan yang diperlukan untuk menggerakkan gigi ke posisi yang diinginkan, maka ortodontis akan merencanakan untuk melakukan pencabutan. Keputusan pencabutan ini didasarkan dari analisa yang didapatkan dari pemeriksaan klinis, pemeriksaan model gigi pasien, serta foto rontgen yang ada. Beberapa kasus yang perlu dilakukan pencabutan misalkan pada kasus gigi maju yang cukup parah, kasus gigi berjejal yang parah, adanya gigi impaksi, pergeseran midline/garis tengah gigi yang cukup besar,dll. Sedangkan pada kasus gigi berjarak-jarak/ multiple diastema, gigi berjejal ringan atau bila ada sudah ada gigi yang hilang maka kemungkinan tidak perlu dilakukan pencabutan.

 

  1. Setiap kontrol behel harus dilepas

Behel atau bracket yang menempel pada gigi adalah bersifat fix atau tidak dilepas pasang. Sehingga pada saat kontrol bracket tidak perlu dilepas. Melainkan yang diganti adalah karet o-ring (pada bracket konvensional) serta pergantian kawat. Itulah mengapa chair time/ lamanya waktu perawatan pada saat kontrol lebih cepat pada saat pemasangan behel.

 

  1. Kawat behel harus diganti setiap kali kontrol

Dengan adanya perkembangan teknologi di bidang ortodonti, terutama material kawat gigi/ wire ortodonti yang dipakai sekarang , pergantian kawat tidak perlu dilakukan setiap kali kontrol. Hal ini dikarenakan kawat yang digunakan bersifat lentur dan tetap dapat berfungsi tanpa perlu dilakukan pergantian kawat baru. Selain itu pada saat kontrol ortodontis akan menilai progres perawatan. Apabila gigi belum bergerak sesuai dengan yang diharapkan, orthodontist mungkin akan memutuskan untuk tidak mengganti kawat untuk beberapa minggu selanjutnya.

 

  1. Pasien bisa memilih jenis karet yang digunakan apakah itu karet bersambung (power chain) atau karet satuan (o-ring)
BACA  Kebiasaan Buruk Penyebab Maloklusi / Kelainan Susunan Gigi

Beberapa pasien menanyakan kapan mereka sudah bisa memakai power chain atau karet yang terlihat bersambung. Pemakaian power chain dan karet o-ring memiliki fungsinya sendiri-sendiri, sehingga ortodontis-lah yang akan menentukan kapan salah satu komponen tersebut akan dipakai. Pemakaian power chain/ karet bersambung yang tidak semestinya akan menyebabkan pergerakkan gigi yang tidak diinginkan. Walaupun pasien tidak bisa memilih jenis karet yang digunakan, tetapi pasien dapat memilih warna yang diinginkan sesuai dengan selera.

pasang behel berwarna di dokter gigi spesialis ortodonti

behel warna merah

 

  1. Untuk dapat merapikan gigi hanya perlu waktu beberapa minggu

Perlu diketahui bahwa pergerakkan gigi yang tertanam pada tulang penyangga gigi (alveolar) kita adalah melalui serangkaian proses histologi yang rumit yaitu terjadinya aposisi dan resorbsi pada tulang alveolar, sedemikian sehingga gigi dapat bergerak pada tulang yang padat. Pergerakkan gigi didalam tulang alveolar memerlukan waktu yang tidak sebentar karena besarnya gaya/ force yang diberikan untuk menggerakkan gigi juga harus ringan namun kontinu, supaya tidak merusak jaringan tulang penyangga gigi (alveolar) serta tidak menyebabkan resorbsi/ kerusakan akar gigi. Jadi bila ada klaim bahwa proses merapikan gigi dapat selesai hanya dalam beberapa minggu sebaiknya tidak mudah untuk dipercaya.

 

  1. Memakai behel berarti akan susah makan

Selama memakai behel pasien tetap dapat makan makanan apapun yang pasien mau, yang paling penting adalah pasien harus menjaga kebersihan giginya. Namun ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari dan ada beberapa penyesuaian dalam hal cara memakan makanan tertentu, misalkan sebaiknya menghindari mengunyah es, tulang, cangkang keras, memotong kecil-kecil dahulu buah dan sayur dengan konsistensi keras seperti apel, mengeluarkan bulir jagung sebelum memakan jagung.

 

  1. Perawatan orthodonti / behel akan menimbulkan sakit yang ekstrim dan berkepanjangan

Perawatan ortodonti tidak akan menyebabkan rasa sakit yang sangat ektrim, melainkan pasien mungkin akan merasakan ketidaknyamanan dan rasa bengkak yang ringan yang biasanya berlangsung hanya 5-7 hari saja setelah behel dipasang atau setelah kontrol/ aktivasi berkala. Adapun teknologi behel saat ini sudah memungkinkan penggunaan gaya/ force yang sangat ringan sehingga mengurangi rasa sakit secara signifikan.

pasang behel sakit

 

  1. Penyikatan gigi akan menjadi sulit

Penyikatan gigi tidak menjadi sulit, namun pasien harus memilih sikat gigi yang tepat, yaitu pasien harus memiliki 2 jenis sikat gigi. Yang pertama sikat gigi normal dengan bulu sikat yang lembut dan yang kedua adalah sikat interdental untuk menyikat area diantara dua bracket/braces. Selain memiliki sikat gigi yang tepat dan sesuai, pasien juga harus mengetahui teknik penyikatan gigi yang baik dengan braces.

cara sikat gigi buat pasien behel kawat gigi

cara sikat gigi buat gigi berkawat

 

  1. Behel/ braces hanya untuk anak-anak dan remaja

Braces/ behel tidak hanya dapat dipakai untuk merapikan gigi anak-anak dan remaja, namun juga dapat dipakai orang dewasa, selama jaringan periodontal ( gusi dan tulang) dalam keadaan baik dan sehat. Jadi, tidak ada kata terlambat untuk melakukan perawatan ortodonti dengan braces.

 

Melalui penjelasan di atas, diharapkan sekarang anda tidak terjebak dengan mitos-mitos yang ada di atas yaa.

Comments (26)

    • halo kak terima kasih sudah berkunjung di web jb dental, untuk informasi price list gigi palsu sudah di email ya terima kasih 🙂

    • halo kak terima kasih sudah berkunjung di web jb dental, untuk informasi price list pemasangan bracket sudah di email ya terima kasih 🙂

    • halo kak terima kasih sudah berkunjung di web jb dental, untuk informasi biaya bleaching sudah di email ya terima kasih 🙂

    • halo kak terima kasih sudah berkunjung di web jb dental, iya di klinik kami bisa untuk bleaching gigi dan untuk informasi biaya bleaching sudah di email ya terima kasih 🙂

  1. Dok , saya sudah pakai karet elatis gigi karena gigi saya geser ke kiri , tetapi sudah 2 bulan gigi saya belum keliatan rapi, bagaimana ya dok

    • Halo kak Elisna, terimakasih sudah berkunjung ke website JB Dental.
      Pertama-tama sangat penting untuk memakai elastik sesuai dengan instruksi yang sudah ortodontis berikan, yaitu bagaimana arah pemasangannya (dikaitkan dari hook pada behel gigi yang mana ke arah gigi yang mana) serta lama waktu pemakaian elastik. Pemakaian elastik minimal adalah 20 jam sehari, kurang dari pada itu kurang efektif.
      Perlu diketahui pergerakkan gigi memang memerlukan waktu yang tidak sebentar. Jadi waktu 2 Bulan mungkin belum cukup untuk dapat menggerakkan gigi tersebut.
      Untuk kasus anda, mungkin kah yang dimaksudkan ada pergeseran midline/garis tengah gigi ke arah kiri? Bila iya, perlu diketahui untuk mengoreksi pergeseran midline tidak hanya dapat dilakukan dengan pemakaian elastik, malahan pemakaian elastik hanya dapat dilakukan untuk mengoreksi ketidaksesuaian midline yang ringan saja. Ada berbagai metode lain-nya, yang mana nantinya dokter gigi yang merawat anda akan kembali menganalisa progres perawatan yang ada dan mempertimbangan kemungkinan cara lain untuk mengoreksi midline gigi yang tidak sesuai dengan midline wajah.
      Jangan ragu untuk mengkosultasikan dengan ortodontis yang merawat anda yaa.
      Semoga informasi yang kami berikan dapat membantu.
      Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak kami
      Salam hangat,
      JB Dental

    • Halo kak ,terima kasih sudah berkunjung ke website JB Dental.

      untuk Price list tambal dan scalling sudah di email ya, terimakasih 🙂

    • Halo kak ,terima kasih sudah berkunjung ke website JB Dental.

      untuk Price list pemasangan behel sudah di email ya, terimakasih 🙂

  2. pemasangan behel dengan harga segitu sudah termasuk cabut gigi dan rontgen gigi??
    dan klu misal hanya ronsen gusi berapa
    karna gusi saya ada putih- putih seperti gigi mau tumbuh

    • halo kak fina. itu blm termasuk biaya pencabutan gigi dan biaya kontrol.
      untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kontak kami :

      Call: 0895-3342-87786
      WA: 0821-2265-3850
      Line:jbdental
      Instagram: jb_dental

  3. Selamat pagi,
    1 buah gigi depan saya ukurannya besar dan posisi maju beberapa milimeter. Sudah melakukan perawatan gigi tetapi dokter tidak mau memperkecil ukuran gigi dengan alasan menyebabkan ngilu :
    Apakah bisa dilakukan tindakan veener untuk gigi dengan deskripsi tersebut di atas?
    Berapa estimasi biayanya?
    Terima kasih

    • Halo Kak Tri, terima kasih sudah berkunjung ke website JB Dental Clinic.
      Maaf informasi yang diberikan kurang lengkap. Dalam hal ini mungkin tujuan kak Tri mau melakukan veneer yaitu untuk membuat gigi lebih mundur. Bila tujuannya seperti itu sayang sekali tidak dianjurkan kak. Karena tindakan pengasahan yang dilakukan untuk “meratakan” supaya gigi yang sedikit lebih keluar tersebut sejajar dengan gigi sebelahnya akan sangat banyak sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi vitalitas gigi tersebut.

      Untuk merapikan gigi, kami lebih merekomendasikan untuk dilakukan perawatan ortodonti, sehingga hasil yang didapatkan juga lebih maksimal.

      Demikian jawaban dari kami semoga dapat membantu ya.
      Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi hubungi kontak kami:

      WA :0821-2265-3850
      Call: 0895334287786
      Line : jbdental

  4. Dear Admin,
    Jika kita mengganti karet sendiri (tidak ke dokter gigi) apakah berbahaya?
    apakah jenis karet yang di jual di pasaran berbeda dengan yang digunakan dokter?
    Karena selisihnya antara ganti sendiri dan ke dokter memang sangat significant.
    Saya tunggu infonya.
    terimakasih sebelumnya.

    Rosa – Surabaya

    • hallo kak uti, sebelumnya terima kasih ya sudah berkunjung di web kami
      jawabannya sudah kami email ya kak. terima kasih

Leave a Reply to fina Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *