Blog Section

Penggunaan mini screw / mini implant dalam perawatan ortodonti

Penggunaan mini screw / mini implant dalam perawatan ortodonti

Saat ini, penggunaan behel sudah menjadi solusi yang popular diantara banyak pasien untuk memperbaiki kondisi gigi yang terlihat “berantakan”. Pasien rata-rata sudah paham dengan proses perawatan ortodonti dari pemasangan behel, yaitu berupa pemasangan komponen bracket (besi yang menempel di gigi), karet orto, sampai pasien harus datang untuk kontrol ke ortodontis sebulan sekali. Namun, pada kenyataan untuk mendapatkan untuk mendapatkan hasil perawatan yang ideal, ada berbagai macam prosedur tambahan yang penting. Salah satunya adalah pemasangan mini screw. Walaupun kurang popular dan pasien cenderung “ragu” setelah melihat dimana mini screw dipasang, mini screw mempunyai berbagai manfaat dan kegunaan penting untuk keberhasilan perawatan ortodonti. Apa dan bagaimana pentingnya sih mini screw? Dan, bagaimana sebenarnya proses pemasangan mini screw?

Mini screw adalah komponen penting dalam perawatan ortodonti, yang berupa sekrup/ pin berukuran kecil dimasukkan/ “ditanam” ke dalam rahang dengan kedalaman tertentu kemudian dihubungkan dengan satu gigi atau beberapa gigi untuk menggerakkan gigi/ beberapa gigi tersebut secara perlahan ke tempat yang seharusnya dalam perawatan ortodonti.

 

Tujuan mini screw adalah sebagai berikut:

  1. sebagai tumpuan (jangkar) yang stabil dan baik untuk menahan gaya tarik yang terlalu besar pada proses menggerakkan gigi dalam perawatan ortodonti.
  2. Sebagai tumpuan (jangkar) jika gigi belakang sudah hilang/ rusak.
  3. Mencegah pergerakan gigi yang tidak diinginkan akibat menahan gaya tarik terlalu besar.

 

Mini screw sangat berguna untuk hasil perawatan ortodonti yang optimal. Banyak kasus-kasus dalam perawatan ortodonti yang sulit dikoreksi tanpa dilakukan pemasangan mini screw sehingga saat pasien menolak dilakukan pemasangan mini screw hasil akhir perawatannya juga tidak memuaskan.

Prosedur penempatan mini screw mempunyai banyak keuntungan, seperti:

  1. Walau terlihat invasif pada kenyataannya prosedurnya tidak menyakitkan dan cepat.
  2. Mempersingkat waktu perawatan ortodonti
  3. Sangat nyaman untuk pasien.
  4. Pasien mendapatkan hasil perawatan yang optimal
  5. Murah
  6. Jarang sekali menimbulkan komplikasi. Untuk menghindarinya, pasien harus kooperatif dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sehari-hari.

Prosedur pemasangan mini screw sangat cepat, tidak menyakitkan, dan mudah. Secara garis besar, prosedurnya seperti ini:

  1. Ortodontis akan mengoleskan anastesi topikal kemudian melakukan anastesi lokal yang terbatas hanya pada area mini screw ditempatkan.
    penggunaan-anastesi-topikal
  2. Setelah itu, mini screw dimasukkan ke dalam rahang.
    mini-screw-ke dalam-rahang
  3. Lalu, mini screw langsung berguna sebagai jangkar dengan menghubungkannya dengan gigi yang akan digerakan dengan karet/ kawat halus.
    mini-screw-kawat-halus
  4. Setelah prosedur biasanya tidak dirasakan sakit, atau jika ada ketidaknyamanan hanya terjadi pada beberapa hari dan ortodontis akan meresepkan anti sakit untuk diminum.
    Kondisi yang timbul setelah pemasangan umumnya berupa rasa sakit, bengkak, dan kemerahan. Kondisi tersebut akan hilang dalam beberapa hari jika kebersihan gigi dan mulut dijaga.
  5. Mini screw akan segera dilepas jika tidak lagi dibutuhkan dalam perawatan ortodonti. Proses melepaskannya juga singkat dan tidak menyakitkan sehingga tidak diperlukan anastesi lokal. Umumnya, gusi dan tulang bekas pemasangan mini screw akan segera membaik dalam beberapa hari.
BACA  Mengapa perawatan merapikan gigi dengan behel sebaiknya dilakukan oleh ortodontis?

Untuk melihat manfaat besar mini screw dalam perawatan ortodonti, dibawah ini kami sertakan foto-foto dari perawatan-perawatan ortodonti dengan memakai mini screw sesuai indikasi permasalahannya (Sumber: Carano, Velo, Leone, Sicilian.2005.  Journal Clinical Applicationof the Mini screw Anchorage System. JCO.Inc) :

  1. Perawatan yang ditujukan menutup ruang akibat pencabutan gigi dan menarik gigi depan kebelakangContoh gambar dari perawatan ortodontinya:

    Screenshot(5)Kondisi awal terdapat ruang dibelakang gigi taring
    dan gigi depan rahang atas ingin dimundurkan

    Mini screw sudah dipasang (yang ditunjuk panah hitam) dan perawatan sudah berjalan,
    terlihat ruang akibat pencabutan sudah mulai tertutup

    Ruangan sudah hampir tertutup sepenuhnya dan
    gigi depan sudah rapih tertarik ke belakang

    Hasil akhir dari perawatan dengan mini screw. Mini screw sudah dilepas
    dan tulang dan gusi tempat mini screw dipasang sudah baik.

  2. Perawatan untuk memperbaiki deretan batas bawah gigi depan yang miring dan garis tengah gigi yang bergeser.
    Contoh gambar dari perawatan ortodontinya:

    Kondisi awal dari gigi-gigi rahang atas. Terlihat batas bawah gigi-gigi depan rahang atas miring dan garis tengah gigi bergeser

     

    Mini screw dipasang di rahang atas bagian kiri pasien

    Mini screw dipasang di rahang atas bagian kiri pasien

     

    Kemajuan perawatan terlihat batas bawah gigi-gigi depan rahang atas sudah terlihat lurus.

    Kemajuan perawatan terlihat batas bawah gigi-gigi depan rahang atas sudah terlihat lurus.

     

    Hasil akhir perawatan dengan mini screw yang telah dilepas. Batas bawah sudah terlihat lurus dan garis tengah gigi sudah berada di posisi yang sesuai.

    Hasil akhir perawatan dengan mini screw yang telah dilepas. Batas bawah sudah terlihat lurus dan garis tengah gigi sudah berada di posisi yang sesuai.

     

  3. Perawatan untuk menarik gigi taring yang impaksi (posisi gigi masih berada didalam rahang)
    Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :

    Kondisi awal gigi taring tidak ada terlihat, tetapi gigi susu (gigi yang berwarna kecoklatan belum tanggal, padahal seharusnya sudah) masih ada

    Kondisi awal gigi taring tidak ada terlihat, tetapi gigi susu (gigi yang berwarna kecoklatan belum tanggal, padahal seharusnya sudah) masih ada

     

    Dari rontgen terlihat gigi taring masih tertanam di dalam rahang.

    Dari rontgen terlihat gigi taring masih tertanam di dalam rahang.

     

    Mini screw telah ditempatkan pada gigi taring yang masih tertanam didalam rahang dan gigi susu dicabut agar terdapat tempat untuk gigi taring.

    Mini screw telah ditempatkan pada gigi taring yang masih tertanam didalam rahang dan gigi susu dicabut agar terdapat tempat untuk gigi taring.

     

    Gigi taring ditarik dan sudah mulai keluar dari dalam rahang

    Gigi taring ditarik dan sudah mulai keluar dari dalam rahang

     

    Hasil akhir perawatan, behel dan miniscrew telah dilepas, gigi taring sudah menempati posisi yang seharusnya.

    Hasil akhir perawatan, behel dan miniscrew telah dilepas, gigi taring sudah menempati posisi yang seharusnya.

     

  4. Perawatan untuk menarik gigi geraham yang turun kebawah akibat tidak adanya gigi lawan yang menahan.Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :
    Kondisi awal terlihat gigi geraham rahang atas turun sampai permukaan akar yang seharusnya didalam gusi terlihat

    Kondisi awal terlihat gigi geraham rahang atas turun sampai permukaan akar yang seharusnya didalam gusi terlihat

     

    pemasangan behel

    pemasangan behel

     

    Perawatan sudah berjalan, mini screw sudah dipasang dan terlihat gigi geraham sudah tertarik masuk ke dalam gusi

    Perawatan sudah berjalan, mini screw sudah dipasang dan terlihat gigi geraham sudah tertarik masuk ke dalam gusi

     

  5. Menarik gigi bawah yang terlalu ke depan (cameh)

    Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :

    Kondisi awal gigi depan rahang bawah lebih maju ke depan dibanding gigi depan rahang atas, mini screw sudah dipasang di rahang bawah.

    Kondisi awal gigi depan rahang bawah lebih maju ke depan dibanding gigi depan rahang atas, mini screw sudah dipasang di rahang bawah.

     

    Hasil perawatan gigi depan rahang bawah sudah berada di posisi seharusnya, yaitu dibelakang gigi depan rahang atas

    Hasil perawatan gigi depan rahang bawah sudah berada di posisi seharusnya, yaitu dibelakang gigi depan rahang atas

     

Kasus-kasus diatas hanya sebagian contoh dari perawatan ortodonti dengan mini screw. Pada akhirnya, ortodontis Anda yang akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk perlu atau tidaknya perawatan dengan mini screw untuk gigi Anda. Jadi, jangan ragu dan segera konsultasikan permasalahan gigi Anda, untuk mendapatkan senyum yang indah dengan gigi yang sehat dan rapi.

 

Butuh informasi lebih lanjut mengenai perawatan gigi? Silakan hubungi kontak kami berikut

WA :0821-2265-3850
Call  :0895334287786
Line : jbdental

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *