Blog Section

Kasus Maloklusi Kelas III disertai Rahang Miring dan Gigitan Terbuka

Kasus Maloklusi Kelas III disertai Rahang Miring dan Gigitan Terbuka

Pasien mengeluhkan gigi bawahnya lebih maju dari gigi atas serta tampak miring ke kiri. Ini membuat pasien kesulitan menggigit makann dengan gigi depan.

Pasien sudah mendatangi klinik gigi lain sebelumnya, dan disarankan oleh ortodontis disana untuk melakukan bedah rahang / bedah ortognatik. Pasien ragu sehingga menolak saran tersebut, dan mencari opsi lain pada kami, klinik JB-Dental Bekasi.

Setelah dilakukan radiograf dan pemeriksaan klinik, diketahui bahwa rahang bawah pasien lebih maju dan lebih besar dibanding rahang atas, atau yang biasa disebut kelainan Skeletal / Maloklusi kelas III.

Umumnya pasien yang mengalami hal ini juga mengalami openbite anterior (gigitan terbuka anterior), tentunya ini menambah kompleksitas perawatan.

Dalam kasus kali ini, Ortodontist kami menawarkan perawatan kamuflase yakni dengan memundurkan/menggeser posisi gigi depan bawah menjadi lebih mundur.

Perawatan kamuflase adalah perawatan yang umum dilakukan sebagai alternatif bedah ortognatik pada orang dewasa dengan Maloklusi Skeletal kelas III.

Perawatan dilakukan dengan mencabut 1 gigi premolar bawah dan menerapkan penggunaan bracket self ligating Damon System.

Perawatan dilakukan selama 20 bulan, dengan hasil yang sangat memuaskan,

Berikut hasilnya:

– gigi bawah depan sekarang sudah pada posisi yang benar, yakni lebih mundur dari gigi atas
– kemiringan rahang sudah berkurang, dimana sekarang garis tengah gigi bawah dan atas menjadi lebih sejajar
– openbite terkoreksi (pasien sekarang dapat menggigit makanan menggunakan gigi depan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *