- Pertama akan diakukan rontgen/ x-ray pada gigi yang akan dirawat untuk mengetahui perluasan infeksi dan panduan dokter gigi dalam merawat.
-

Setelah itu gigi yang perlu dirawat akan di anestesi untuk mengurangi rasa sakit selama perawatan dan membuat pasien merasa lebih nyaman.
-

Selanjutnya jaringan karies dan pulpa yang terinfeksi dibersihkan setelah sebelumnya didapatkan akses dengan bur.
-

Demikian pula jaringan syaraf terinfeksi di saluran akar akan diambil dan saluran akar dibentuk/ diperbesar
-

Setelah saluran akar bersih akan diletakan obat untuk mensterilkan jaringan yang terinfeksi, kemudian gigi akan ditambal sementara
-

Pada kunjungan selanjutnya, saluran akar akan diisi dengan bahan pengisi saluran akar dan siap untuk ditambal atau dibuatkan crown
More
Mengapa dalam perawaran merapikan gigi dengan behel sebaiknya dilakukan oleh ortodontis?
Sama seperti dalam kedokteran umum, kita mempercayakan perawatan kita kepada dokter spesialis sesuai dengan kondisi tubuh kita yang bermasalah ( dokter spesialis jantung, kandungan, paru,dll) karena kita mempercayai pengetahuan, keahlian dan pengalaman mereka dalam menetapkan diagnosis dan melakukan tindakan sesuai kondisi kita, apalagi dalam kondisi yang menentukan hidup dan mati seseorang. Kita juga mempercayai seorang dokter spesialis mengerti risiko-risiko yang mungkin terjadi dan dapat melihat segala sesuatunya yang kemungkinan tidak disadari oleh dokter umum karena kurangnya pengetahuan dan pengalaman. Hal demikian juga berlaku dalam kedokteran gigi. Seorang ortodontis akan lebih baik dalam merawat suatu kelainan posisi gigi (maloklusi) dibanding dokter gigi umum karena pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang ortodonti.
Tujuan perawatan ortodonti yang paling utama adalah untuk mendapatkan fungsi yang optimal artinya dengan mendapatkan perawatan ortodonti, fungsi pengunyahan pasien akan menjadi lebih baik, demikian juga dalam fungsi berbicara dan kesehatan gigi dan mulut menjadi lebih baik karena gigi yang rapi dan tidak berjejal akan lebih mudah dibersihkan. Untuk mendapatkan fungsi yang optimal tersebut tidak hanya diperlukan gigi yang rapi (tidak berjejal, tidak renggang dan berjarak antara gigi satu dan lain) tetapi juga diperlukan hubungan yang harmonis antara gigi geligi pada rahang atas dan bawah pada saat kedua rahang dikatupkan.
Dari penjelasan singkat di atas mungkin dapat memberikan gambaran bahwa perawatan ortodonti/ behel tidaklah semudah dan sesimpel ‘merapikan gigi’ saja. Karena itu anggapan bahwa perawatan ortodonti adalah perawatan untuk estetika saja adalah anggapan yang salah besar. Tentu saja gigi yang rapi dan hubungannya antara rahang atas dan bawah yang baik akan meningkatkan estetika seseorang karena didapatkan senyuman yang lebih baik dan menarik, namun, perlu diingat bahwa hal ini adalah efek tambahan yang didapatkan dari perawatan ortodonti.
Tujuan perawatan ortodonti/ behel yang utama adalah untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, bukan untuk menunjang penampilan apalagi untuk fashion, karena itu diperlukan pengetahuan, keahlian serta pengalaman yang memadai bagi yang merawat. Perawatan ortodonti yang dilakukan dengan tidak benar dan bukan oleh ortodontis, alih-alih mendapatkan kondisi gigi geligi yang lebih baik, malah memperburuk kondisi yang telah ada sehingga akhirnya harus dirawat ulang.
More
Saat ini, penggunaan behel sudah menjadi solusi yang popular diantara banyak pasien untuk memperbaiki kondisi gigi yang terlihat “berantakan”. Pasien rata-rata sudah paham dengan proses perawatan ortodonti dari pemasangan behel, yaitu berupa pemasangan komponen bracket (besi yang menempel di gigi), karet orto, sampai pasien harus datang untuk kontrol ke ortodontis sebulan sekali. Namun, pada kenyataan untuk mendapatkan untuk mendapatkan hasil perawatan yang ideal, ada berbagai macam prosedur tambahan yang penting. Salah satunya adalah pemasangan mini screw. Walaupun kurang popular dan pasien cenderung “ragu” setelah melihat dimana mini screw dipasang, mini screw mempunyai berbagai manfaat dan kegunaan penting untuk keberhasilan perawatan ortodonti. Apa dan bagaimana pentingnya sih mini screw? Dan, bagaimana sebenarnya proses pemasangan mini screw?
Mini screw adalah komponen penting dalam perawatan ortodonti, yang berupa sekrup/ pin berukuran kecil dimasukkan/ “ditanam” ke dalam rahang dengan kedalaman tertentu kemudian dihubungkan dengan satu gigi atau beberapa gigi untuk menggerakkan gigi/ beberapa gigi tersebut secara perlahan ke tempat yang seharusnya dalam perawatan ortodonti.
Tujuan mini screw adalah sebagai berikut:
- sebagai tumpuan (jangkar) yang stabil dan baik untuk menahan gaya tarik yang terlalu besar pada proses menggerakkan gigi dalam perawatan ortodonti.
- Sebagai tumpuan (jangkar) jika gigi belakang sudah hilang/ rusak.
- Mencegah pergerakan gigi yang tidak diinginkan akibat menahan gaya tarik terlalu besar.
Mini screw sangat berguna untuk hasil perawatan ortodonti yang optimal. Banyak kasus-kasus dalam perawatan ortodonti yang sulit dikoreksi tanpa dilakukan pemasangan mini screw sehingga saat pasien menolak dilakukan pemasangan mini screw hasil akhir perawatannya juga tidak memuaskan.
Prosedur penempatan mini screw mempunyai banyak keuntungan, seperti:
- Walau terlihat invasif pada kenyataannya prosedurnya tidak menyakitkan dan cepat.
- Mempersingkat waktu perawatan ortodonti
- Sangat nyaman untuk pasien.
- Pasien mendapatkan hasil perawatan yang optimal
- Murah
- Jarang sekali menimbulkan komplikasi. Untuk menghindarinya, pasien harus kooperatif dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sehari-hari.
Prosedur pemasangan mini screw sangat cepat, tidak menyakitkan, dan mudah. Secara garis besar, prosedurnya seperti ini:
- Ortodontis akan mengoleskan anastesi topikal kemudian melakukan anastesi lokal yang terbatas hanya pada area mini screw ditempatkan.

- Setelah itu, mini screw dimasukkan ke dalam rahang.

- Lalu, mini screw langsung berguna sebagai jangkar dengan menghubungkannya dengan gigi yang akan digerakan dengan karet/ kawat halus.

- Setelah prosedur biasanya tidak dirasakan sakit, atau jika ada ketidaknyamanan hanya terjadi pada beberapa hari dan ortodontis akan meresepkan anti sakit untuk diminum.
Kondisi yang timbul setelah pemasangan umumnya berupa rasa sakit, bengkak, dan kemerahan. Kondisi tersebut akan hilang dalam beberapa hari jika kebersihan gigi dan mulut dijaga.
- Mini screw akan segera dilepas jika tidak lagi dibutuhkan dalam perawatan ortodonti. Proses melepaskannya juga singkat dan tidak menyakitkan sehingga tidak diperlukan anastesi lokal. Umumnya, gusi dan tulang bekas pemasangan mini screw akan segera membaik dalam beberapa hari.
Untuk melihat manfaat besar mini screw dalam perawatan ortodonti, dibawah ini kami sertakan foto-foto dari perawatan-perawatan ortodonti dengan memakai mini screw sesuai indikasi permasalahannya (Sumber: Carano, Velo, Leone, Sicilian.2005. Journal Clinical Applicationof the Mini screw Anchorage System. JCO.Inc) :
- Perawatan yang ditujukan menutup ruang akibat pencabutan gigi dan menarik gigi depan kebelakangContoh gambar dari perawatan ortodontinya:
Kondisi awal terdapat ruang dibelakang gigi taring
dan gigi depan rahang atas ingin dimundurkan
Mini screw sudah dipasang (yang ditunjuk panah hitam) dan perawatan sudah berjalan,
terlihat ruang akibat pencabutan sudah mulai tertutup
Ruangan sudah hampir tertutup sepenuhnya dan
gigi depan sudah rapih tertarik ke belakang
Hasil akhir dari perawatan dengan mini screw. Mini screw sudah dilepas
dan tulang dan gusi tempat mini screw dipasang sudah baik.
- Perawatan untuk memperbaiki deretan batas bawah gigi depan yang miring dan garis tengah gigi yang bergeser.
Contoh gambar dari perawatan ortodontinya:

Kondisi awal dari gigi-gigi rahang atas. Terlihat batas bawah gigi-gigi depan rahang atas miring dan garis tengah gigi bergeser

Mini screw dipasang di rahang atas bagian kiri pasien

Kemajuan perawatan terlihat batas bawah gigi-gigi depan rahang atas sudah terlihat lurus.

Hasil akhir perawatan dengan mini screw yang telah dilepas. Batas bawah sudah terlihat lurus dan garis tengah gigi sudah berada di posisi yang sesuai.
- Perawatan untuk menarik gigi taring yang impaksi (posisi gigi masih berada didalam rahang)
Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :

Kondisi awal gigi taring tidak ada terlihat, tetapi gigi susu (gigi yang berwarna kecoklatan belum tanggal, padahal seharusnya sudah) masih ada

Dari rontgen terlihat gigi taring masih tertanam di dalam rahang.

Mini screw telah ditempatkan pada gigi taring yang masih tertanam didalam rahang dan gigi susu dicabut agar terdapat tempat untuk gigi taring.

Gigi taring ditarik dan sudah mulai keluar dari dalam rahang

Hasil akhir perawatan, behel dan miniscrew telah dilepas, gigi taring sudah menempati posisi yang seharusnya.
- Perawatan untuk menarik gigi geraham yang turun kebawah akibat tidak adanya gigi lawan yang menahan.Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :

Kondisi awal terlihat gigi geraham rahang atas turun sampai permukaan akar yang seharusnya didalam gusi terlihat

pemasangan behel

Perawatan sudah berjalan, mini screw sudah dipasang dan terlihat gigi geraham sudah tertarik masuk ke dalam gusi
- Menarik gigi bawah yang terlalu ke depan (cameh)
Contoh gambar dari perawatan ortodontinya :

Kondisi awal gigi depan rahang bawah lebih maju ke depan dibanding gigi depan rahang atas, mini screw sudah dipasang di rahang bawah.

Hasil perawatan gigi depan rahang bawah sudah berada di posisi seharusnya, yaitu dibelakang gigi depan rahang atas
Kasus-kasus diatas hanya sebagian contoh dari perawatan ortodonti dengan mini screw. Pada akhirnya, ortodontis Anda yang akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk perlu atau tidaknya perawatan dengan mini screw untuk gigi Anda. Jadi, jangan ragu dan segera konsultasikan permasalahan gigi Anda, untuk mendapatkan senyum yang indah dengan gigi yang sehat dan rapi.
Butuh informasi lebih lanjut mengenai perawatan gigi? Silakan hubungi kontak kami berikut
WA :0821-2265-3850
Call :0895334287786
Line : jbdental
More
“Dok, saya boleh pakai karet yang nyambung (power chain) ga? Saya bosan pakai karet yang satuan (O-ring)”
Pertanyaan atau permintaan semacam ini seringkali dilontarkan pasien pemakai behel kepada dokter spesialis ortodonti/ orthodontist bersangkutan yang merawat. Dapat dimaklumi karena selain ingin giginya rapi dengan memakai behel, pasien juga ingin terlihat trendi saat memakai behel dengan pemakaian karet berwarna. Namun benarkah pasien boleh memilih sesuka hati jenis karet yang dipasang pada behelnya?
Perlu diketahui bahwa o-ring atau powerchain bukanlah sekedar ‘alat’ untuk mempercantik tampilan behel, namun keduanya memiliki fungsi sendiri-sendiri, dan harus dipakai sesuai dengan mempertimbangkan pergerakkan gigi yang diinginkan
Apa sih sebenarnya bahaya pemakaian power chain yang tidak semestinya?
Power chain adalah suatu material berbahan dasar karet elastis berfungsi untuk menahan kawat/archwire di dalam slot bracket/ behel dan untuk menggerakkan gigi atau menutup ruangan yang ada di dalam lengkung gigi. Berbeda dengan karet o-ring yang bersifat pasif atau hanya menahan kawat pada slot bracket, power chain memiliki kekuatan tarikan bila diregangkan sehingga dapat menggerakkan gigi.
Bergantung pada jenis fase perawatan yang sedang dilakukan, pemakaian power chain di seluruh behel pada awal-awal perawatan akan menyebabkan efek “roller coaster”. Efek “Roller Coaster” terjadi ketika power chain dipakaikan di seluruh behel dan digunakan pada saat pasien memakai kawat/ archwire yang kecil dan lentur. Kawat yang kecil dan lentur (biasanya terbuat dari bahan nikel-titanium) tidak memiliki kekuatan untuk tetap kaku ketika suatu gaya tarikan (misalkan: pemakaian power chain) diaplikasikan, sehingga yang terjadi adalah pergerakkan gigi yang tidak diinginkan yaitu gigi geraham besar/ molar miring kearah depan dan menjadi sedikit turun, gigi geraham besar miring ke depan, gigi taring miring ke arah belakang, sedangkan gigi depan miring ke arah belakang dan menjadi turun sehingga menghasilkan gigitan yang dalam/ deepbite. Jadi bila dilihat dari samping, bidang gigitan/occlusal plane gigi pasien terlihat naik turun seperti roller coaster. Untuk mencegah hal ini maka harus dihindari pemakaian power chain/ penarikan gigi pada saat pasien masih memakai kawat kecil dan lentur.

Bidang oklusal naik turun seperti roller coster disertai gigitan dalam pada gigi depan (anterior deep bite) akibat pemakaian power chain yang tidak semestinya
Kurangnya informasi yang ada serta persepsi yang salah di masyarakat bahwa behel/ bracket serta karet yang menempel pada bracket hanyalah aksesori untuk fashion menjadikan pasien cenderung melupakan peran Orthodontist/ dokter gigi spesialis ortodonti itu sendiri. Orthodontist adalah seorang dokter gigi yang spesialisasinya adalah melakukan perawatan merapikan gigi. Jadi dalam prakteknya Orthodontist akan menggerakkan gigi ke posisi yang diinginkan tentunya pertama-tama dengan mempertimbangkan kesehatan gigi dan mulut pasien.
Mengapa ditekankan mengenai kesehatan gigi dan mulut? Karena pergerakkan gigi ke posisi tidak semestinya dan gaya tarikan yang terlalu besar dapat menyebabkan kerusakan pada tulang penyangga gigi/ jaringan periodontal, kerusakan mahkota gigi ataupun gangguan pada sendi rahang / sendi temporomandibular.
Tentunya seorang dokter gigi spesialis Ortodonti / Orthodontist memiliki pengetahuan biomekanika yang memadai sehingga mengetahui hal ini akan terjadi apabila powerchain dipakai dengan tidak semestinya. Karena itu bila pasien meminta untuk memakai power chain dan dokter orto anda menolak, sekarang anda sudah tau penyebabnya yaa. Jadi sebagai kesimpulan, keputusan penggunaan komponen-komponen penggerak gigi dalam pemakaian behel sepenuhnya adalah di tangan dokter orto anda yang merawat, namun anda tetap diperbolehkan untuk memilih warna-warna yang anda inginkan dalam penggunaan karet yang ada.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perawatan ortodonti, silakan hubungi kami:
Call: 0895-33428-7786
WA: 0821-2265-3850
Line: jbdental
More
Susunan gigi yang rapi dan cantik tentunya merupakan impian semua orang. Sayangnya tidak semua orang dikaruniai susunan gigi yang sudah rapi ‘dari sananya’. Faktor Genetik, kebiasaan buruk, faktor lingkungan semuanya dapat mempengaruhi susunan gigi seseorang. Mungkin anda salah satunya yang memiliki susunan gigi yang kurang baik/ maloklusi dan merasa sudah saatnya mendapatkan solusi dengan perawatan ortodonti/ behel. Sebelum itu ada baiknya anda mempertimbangkan hal-hal ini dahulu yaa
Memilih dokter gigi
Seperti yang telah disebutkan di blog-blog sebelumnya, jangan sembarang memilih dokter gigi ya. Untuk perawatan merapikan gigi harus dilakukan oleh dokter gigi yang telah memiliki gelar spesialis ortodonti (ada gelar Sp.Ort dibelakang namanya), bukan dokter gigi umum atau dokter gigi spesialisasi yang lain. (baca juga: mengapa perawatan merapikan gigi dengan behel sebaiknya dilakukan oleh ortodontis?)
Memilih bracket/ behel yang sesuai
Mungkin karena satu dan lain hal (misalkan karena pekerjaan) anda tidak diperbolehkan memakai bracket yang terlalu terlihat, anda dapat mendiskusikannya dengan dokter Orto anda. Ada beberapa alternatif untuk bracket yang tidak terlihat, contohnya bracket ceramic, lingual braces, atau clear aligner. Jangan segan-segan untuk bertanya pada dokter orto anda bracket/ behel yang sesuai dengan kondisi anda
Komitmen untuk melakukan kontrol bulanan
Berbeda dengan perawatan gigi yang lain, perawatan merapikan gigi bukanlah perawatan yang dapat selesai hanya dengan satu atau beberapa kali kunjungan saja. Diperlukan kerjasama dari pasien untuk dilakukan kontrol minimal sebulan sekali. Ketidakpatuhan pasien untuk melakukan kontrol rutin akan menyebabkan terhambatnya progress perawatan dan hasil yang tidak diharapkan
Komitmen untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut
Saat anda sedang memakai behel, sangat penting untuk melakukan penyikatan gigi yang benar dan menjaga agar bracket, wire/ kawat dan seluruh komponen behel dalam keadaan bersih. Rongga mulut yang bersih akan membantu anda dapat menyelesaikan perawatan ortodonti sesuai dengan waktu yang sudah diperkirakan, mengapa demikian? Karena adanya penyakit gusi atau gigi berlubang akibat kebersihan mulut yang buruk mengharuskan anda untuk memfokuskan perawatan pada area tersebut yang bermasalah, sehingga perawatan orto anda akan tertunda.
Mempersiapkan biaya
Perawatan merapikan gigi mungkin bukan termasuk perawatan yang murah, namun anda akan mendapatkan hasil yang sesuai dan memuaskan dan yang pasti anda tidak akan menyesal dengan keputusan anda melakukan perawatan ortodonti/behel untuk merapikan gigi anda. (baca juga: mengapa pemasangan behel/kawat gigi oleh dokter gigi spesialis ortodonti terkesan mahal). Jangan terkecoh dengan biaya murah yang ditawarkan dokter gigi yang bukan ahli menangani kasus Ortodonti karena nantinya biaya yang perlu anda keluarkan untuk memperbaki hasil perawatan yang buruk akan lebih mahal lagi. Coba tanyakan kepada klinik/ dokter gigi spesialis ortodonti anda apakah ada sistem pembayaran dengan cicilan yang tentunya akan sangat meringankan anda.
More